PONTIANAK, SP – Kontingen Shorinji Kempo Kota Pontianak menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih gelar juara umum pada Kejuaraan Daerah (Kejurda) Antar Dojo se-Kalimantan Barat 2026.
Dalam kejuaraan yang berlangsung di Aula STIE Mulya, Kota Singkawang, pada 16-18 Oktober 2026 tersebut, atlet Kempo Pontianak berhasil mengoleksi enam medali emas dan tiga medali perunggu.
Prestasi ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi Pengurus Kota Persaudaraan Beladiri Shorinji Kempo Indonesia (Pengkot Perkemi) Kota Pontianak. Raihan tersebut sekaligus menjadi kado istimewa menjelang peringatan Hari Jadi ke-255 Kota Pontianak yang jatuh pada 23 Oktober 2026.
Ketua Umum Pengkot Perkemi Kota Pontianak, Syahrul Efendi, SH, mengaku bangga atas perjuangan dan hasil yang ditorehkan para atlet. Menurutnya, pencapaian tersebut merupakan buah dari latihan, kerja keras, serta kekompakan seluruh anggota kontingen.
“Perolehan juara umum ini menjadi kebanggaan dan hadiah terbaik untuk Hari Jadi ke-255 Kota Pontianak yang jatuh pada 23 Oktober ini,” ujar Syahrul.
Kontingen Kota Pontianak yang berlaga di Kejurda tersebut terdiri atas 18 atlet, dua pelatih, dan dua manajer tim. Mereka tampil di sejumlah kelas pertandingan dan mampu menunjukkan kemampuan terbaik di tengah persaingan atlet dari berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Barat.
Syahrul yang juga merupakan anggota DPRD Kota Pontianak menegaskan, Kejurda Antar Dojo se-Kalbar tidak hanya menjadi ajang perebutan medali, tetapi juga kesempatan penting untuk mengukur kemampuan teknik, kesiapan fisik, serta mental bertanding atlet sebelum menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XIV Kalbar 2026.
Cabang olahraga Shorinji Kempo dijadwalkan bertanding pada 18-20 November 2026 di GOR IAIN Pontianak. Karena itu, hasil Kejurda di Singkawang menjadi modal berharga bagi kontingen Pontianak untuk mematangkan persiapan menghadapi persaingan di tingkat provinsi.
Dalam kejuaraan yang diikuti delapan kontingen Perkemi kabupaten/kota se-Kalimantan Barat tersebut, Kabupaten Sintang menempati posisi kedua, sedangkan Kabupaten Melawi berada di peringkat ketiga. Kedua daerah itu juga akan menjadi pesaing Kota Pontianak pada Porprov XIV Kalbar mendatang.
Enam Emas dari Sejumlah Kelas
Enam medali emas yang diraih kontingen Kota Pontianak berasal dari sejumlah nomor pertandingan. Pada nomor Embu Dewasa Putri, medali emas diraih Yosi dan Keisha. Sementara itu, Alman dan Farhan mempersembahkan emas pada nomor Embu Remaja Putra.
Prestasi serupa ditorehkan Mayang dan Ufaira pada nomor Embu Yunior Putri, serta Fahri dan Farhan pada nomor Embu Yunior Putra.
Di nomor Randori, Yosi berhasil meraih emas pada kelas Dewasa Putri 50 kilogram, sedangkan R. Ongki menyumbangkan emas dari kelas Dewasa Putra 65 kilogram.
Selain enam medali emas, tiga medali perunggu turut melengkapi perolehan kontingen Kota Pontianak. Medali tersebut diraih Ainun dan Azzahara pada nomor Embu Remaja Putri, Keisha pada nomor Randori Dewasa Putri 60 kilogram ke atas, serta L. Syahrul pada nomor Randori Remaja Putra 50 kilogram.
Keberhasilan para atlet tidak terlepas dari pendampingan tim yang terdiri atas pelatih Sempay Naim dan Sempay Jeffry, manajer Sempay Suroso dan Sempay Suroso, serta ofisial Sempay Hariyanto.
Fokus Pemantapan Menuju Porprov
Setelah menyelesaikan Kejurda, kontingen Kota Pontianak akan kembali menjalani pemusatan latihan atau training camp (TC) untuk meningkatkan kesiapan menghadapi Porprov XIV Kalbar 2026.
Pelatih kontingen Kota Pontianak, Sempay Jeffry, didampingi Sempay Naim, mengatakan hasil di Singkawang menjadi motivasi bagi tim untuk terus meningkatkan kemampuan dan menjaga konsistensi prestasi.
“Sekembali dari Kejurda ini, kita akan melakukan pemantapan TC lagi untuk mempersiapkan laga Porprov XIV nanti. Tentunya, kita akan berusaha mempertahankan prestasi yang diraih sebagai juara umum kali ini,” ujar Jeffry.
Dengan waktu persiapan yang tersisa, tim pelatih akan memanfaatkan hasil evaluasi dari setiap nomor pertandingan sebagai bahan pembenahan. Targetnya, para atlet tidak hanya mampu mempertahankan performa, tetapi juga tampil lebih siap ketika berhadapan dengan kontingen daerah lain pada pesta olahraga terbesar di Kalbar tersebut. (*)