Penulis:
Catur Rizki Septianto,
Mahasiswa Akademi Teknik Tirta Wiyata, Magelang
Air merupakan sumber utama dalam kehidupan manusia. Tidak bisa dipungkiri bahwa air merupakan sumber terbesar yang kita miliki. Tanpa air manusia tidak bisa melakukan berbagai aktivtitas sehari-hari. Namun, seiring berjalannya waktu mulai terjadi berbagai peristiwa pencemaran air. Indonesia menjadi salah satu negara yang merasakan dampak dari pencemaran air. Salah satu peristiwa pencemaran air yang cukup memprihatinkan adalah pencemaran air di kawasan Sungai Ciliwung. Sungai Ciliwung merupakan sungai yang mengalir melalui DKI Jakarta.
Sungai Ciliwung adalah sungai terpanjang dan terbesar yang ada di Ibukota Jakarta. Sungai ini melintasi banyak pemukiman padat penduduk di tengah kota DKI Jakarta. Hal inilah yang menjadi faktor penyebab tercemarnya Sungai Ciliwun. Mengapa demikian? Karena sungai ini sering kali menjadi tempat pembuangan berbagai jenis limbah yang berasal dari kegiatan industri maupun limbah rumah tangga. Selain itu, jumlah penduduk yang tinggal di bantaran sungai juga menjadi salah satu faktor penyebab tercemarnya Sungai Ciliwung. Air di kawasan Sungai Ciliwung dimanfaatkan sebagai penunjang kehidupan sehari-hari bagi masyarakat seperti sumber air, alat transportasi, peternakan, sumber irigasi, tempat memelihara ikan dan keperluan industri. Akan tetapi selain dimanfaatkan secara positif, Sungai Ciliwung juga dimanfaatkan secara negatif oleh masyarakat dengan membuang berbagai jenis limbah sehingga mengakibatkan air tercemar. Sungai yang telah tercemar dapat menyebabkan dampak buruk bagi lingkungan sekitar. Selain itu, hal yang dialami masyarakat di kawasan Sungai Ciliwung sebagai dampak pencemaran air sungai adalah terjadinya banjir, timbul berbagai jenis penyakit, kurangnya ketersediaan air bersih, musnahnya hewan yang hidup di perairan dan rusaknya ekosistem yang ada di sungai. Banyak sekali dampak buruk yang timbul akibat tercemarnya air di kawasan Sungai Ciliwung sehingga penting dilakukan proses pelestarian sebagai upaya menghindari dampak tersebut. Selain tanggung jawab pemerintah, lingkungan juga menjadi tanggung jawab semua orang sehingga diharapkan kedepannya tidak ditemukan lagi kasus-kasus pencemaran air di kawasan Sungai Ciliwung. Sungai Ciliwung terdapat cara yang akan dilakukan oleh pemerintah DKI Jakarta untuk mengatsi masalah pada pencemaran sungai. Sungai ciliwung dapat diatasi,yaitu dengan cara memberikan pendidikan cara menjaga kebersihan sungai. Memberikan penyuluhan dan pelatihan mengenai cara pengelolahan limbah sungai yang baik. Akan merehabelitasi sungai-sungai yang terkena pencemaran dengan melakukan pembersihan secara berkelanjutan. Yang di gunakan dengan dengan teknik bioremediasi agar dapat menetralkan kandungan senyawa berbahaya dari limbah-limbah cair di sungai. Suatu aturan larangan dalam membuang sampah di gunakan konsisten dan memberikan sangsi yang melanggarnya.
Salah satu upaya yang telah di lakukan oleh pemerintah dalam rangka meningkatkan tanggung jawab dan kesadaran.Terhadap sungai atau lingkungan yang terkena pencemaran lingkungan. Dengan memberikan pendidikan tentang ilmu lingkungan hidup. Secara konseptual pendagogis,dalam materi permasalah tentang lingkungan sungai atau lingkungan hidup yang diajarkan pada sekolah dasar. Dalam standar kompotensi yang di jabarkan adalah mengenai kerusakan lingkungan hidup dan sungai. Standar kopetensi tersebut dapat di uraikan dalam kopentensi dasar dan beberapa substansi di lingkungan sungai —sungai yaitu pencemaran limbah cair.
Sungai memiliki banyak sekali fungsi atau manfaat bagi kehidupan masyarakat contohnya, seerti sunber air,alat transportasi,peternakan, pengairan sawah, industri, irigasi dan lain-lain. Namun sayangnya masyarakat juga memanfaatkan sungai sebagai tempat pembuangan limbah-limbah rumah tangga maupun pabrik. Sungai yang tercemar, dalam mempengaruhi dampak buruk. Beberapa dampak yang di timbulkan oleh pencemaran sungai yang banjir, yaitu bencana banjir dan adanya berbagai penyakit berbahaya bagi masyarakat. Dengan itu berbagai penyakit yang di timbulkan oleh penyakit kulit. Pencemaran sungai atau lingkungan adalah tanggung jawab kita semua.
Maka dari itu kitaa sebagai masyarakat y atau rakyat yang memiliki kesadaran terhadap sungai dan khususnyaa lingkungan hidup kita harus selalu membersihkann lingkungna sekitar . Karna dalam setiap aktivitas sehari-hari pasti kita tidak lepas dari sampah-sampah yang di buang ke lingkungan sungai atai sekitar kita. Agar hidup dalam lingkungan yang bersih ,sehat dan kita jugak yang akan merasakann sendiri efeknya. Sungai yang terkena pencemaran itu sangat menganggu bagi mahluk hidup di sekitar sunga tersebut. Di karnakan dari hasil observasi sungai atau lingkungan hidup yang di lakukan oleh pemerintahan warga desa sangat minim yang memiliki tempat sampah. Untuk itu masyarakat kadang-adang membuang sampah di kwasan lingkungan sungai.
Parameter pencemaran sungai lainya adalaha tingginya tiangaka nilai-nilai pada kebutuhan oksigen kimia atau yang biasa di sebut COD (chemical oxygen demand). fosfor yang terdapat kandungan dalam air sungai dan juga nialai derajat keasaman pH yang terdapat pada aliran sungai. Dibutuhkan banyak upaya agar dapat mengentas permasalah lingkungan lain bukan hanya lingkungan sungai . Kondisi lingkungan saat ini pun masih bnayak yang tercemar dan blom ada penangan dari kerusakan tanah dan lingkungan hidup lainnya .Termasuk pengganggu lingkungan hidup yaitu proses industri —industri yang melakukan pembuangan imbah cair yang tidak beraturan. Maka dari itu mari kita selalu sadar dan selalu melakukan hidup yang lebih sehat dari sebelumnnya, agar hidup sehat dan lancar melakukan aktivitas dengan sehat. (*)