PONTIANAK, SP - Pengurus Provinsi Persatuan Lawn Tenis Indonesia (Pengprov PELTI) Kalimantan Barat (Kalbar) kembali menunjukkan komitmennya dalam membina atlet usia dini.
Setelah sukses menggelar berbagai kejuaraan tingkat daerah, PELTI Kalbar kini resmi memberangkatkan 10 atlet tenis yunior terbaiknya untuk berlaga di ajang nasional Bali Open Tenis Turnamen dalam rangka memperebutkan Piala Gubernur Bali, yang akan berlangsung pada 6-13 November 2026.
Sekretaris Umum (Sekum) Pengprov PELTI Kalbar, Mei Purwowidodo, menjelaskan bahwa keikutsertaan para atlet ini merupakan bagian dari program kerja kepengurusan tahun 2026 untuk mematangkan mental bertanding atlet muda Kalbar di level nasional.
"Program ini dilakukan dalam rangka untuk proses pematangan bertanding atlet tenis muda Kalbar pada tingkat nasional. Ini juga merupakan bagian dari program kerja nyata kepengurusan Pengprov PELTI Kalbar 2026," ujar Mei Purwowidodo saat dikonfirmasi.
Lebih lanjut, Mei menegaskan bahwa seluruh atlet yang dikirim merupakan nama-nama pilihan yang telah melalui proses pemantauan ketat dari berbagai kejuaraan lokal yang sebelumnya diselenggarakan oleh PELTI Kalbar.
"Mereka terpilih atas prestasi yang dipantau langsung dari hasil beberapa event kejuaraan yang dilaksanakan PELTI Kalbar. Kami menyadari sepenuhnya bahwa prestasi atlet tenis tidak bisa instan, melainkan harus melalui proses kompetisi yang berkualitas," tambahnya.
Daftar Kontingen Atlet Tenis Yunior Kalbar
Kontingen PELTI Kalbar diperkuat oleh 10 atlet berbakat dari berbagai kelompok umur (KU), didampingi oleh dua pelatih resmi:
Kelompok Umur (KU) 16 Putra:
1. Fadika Athaya Putra
2. Krisna Alfin Ardiansyah
3. M. Faril Ludiansah
Kelompok Umur (KU) 16 Putri:
4. Andi Arumi Iwaru
5. Mawar Aurwlysca Irawan
6. Shafa Rizqa Asysyifa
Kelompok Umur (KU) 14 Putra:
7. M. Rizqi Alfazri
Kelompok Umur (KU) 12 Putra:
8. Rasya Dwi Al Assyari
9. Alarick Dafandra Alfath
Kelompok Umur (KU) 10 Putra:
10. Aimar Radinka Adiansyah
Tim Pelatih Pendamping:
1. Deddy Zunaidi
2. Hermansyah
Manager : Sy.Novita
Evaluasi Berkelanjutan demi Prestasi Jangka Panjang
Pengprov PELTI Kalbar menargetkan kejuaraan ini sebagai tolok ukur pembinaan jangka panjang. Tidak hanya berorientasi pada kemenangan semata, keikutsertaan di Bali Open 2026 dipandang sebagai wadah pengalaman berharga bagi para atlet muda untuk mengasah kemampuan teknik dan mental kompetitif mereka.
"Setelah kejuaraan ini selesai, apapun hasilnya, akan kita evaluasi kembali secara menyeluruh sebagai bahan perbaikan untuk program pembinaan ke depan," tutup Mei.
Dengan pengiriman kontingen ini, PELTI Kalbar berharap para atlet dapat memberikan penampilan terbaik, menjunjung tinggi sportivitas, dan mengharumkan nama Kalimantan Barat di kancah nasional. (*)