Bengkayang,SP- Bupati Bengkayang Sebastianus Darwis melepas sebanyak 459 orang kontingen Kabupaten Bengkayang untuk mengikuti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XIV Kalimantan Barat 2026 yang berlangsung pada 6-21 November.
Kontingen tersebut terdiri atas 328 atlet, 111 ofisial, dan 22 personel satuan tugas (Satgas) yang akan berjuang membawa nama Kabupaten Bengkayang dalam ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.
"Junjung tinggi sportivitas. Selamat bertanding dan berjuang untuk Bengkayang juara, Bengkayang gemilang. Kami berharap seluruh atlet dapat memberikan kemampuan terbaik dan membawa prestasi bagi daerah," kata Sebastianus Darwis saat melepas kontingen di Bengkayang, Jumat.
Darwis yang juga menjabat Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bengkayang mengatakan pemerintah daerah mendukung keikutsertaan kontingen melalui dana hibah kepada KONI sebesar hampir Rp1,5 miliar pada 2026.
Dana tersebut digunakan untuk mendukung berbagai kebutuhan kontingen, mulai dari perlengkapan pertandingan, konsumsi, transportasi hingga akomodasi atlet dan ofisial selama mengikuti kompetisi.
Ia mengapresiasi seluruh cabang olahraga dan jajaran KONI yang telah mempersiapkan kontingen Bengkayang untuk berkompetisi pada Porprov XIV Kalbar, termasuk dukungan berbagai pihak dalam memenuhi kebutuhan keberangkatan dan selama pertandingan.
Menurut dia, keterbatasan anggaran di tengah kebijakan efisiensi tidak boleh mengurangi semangat atlet untuk berjuang dan menunjukkan kemampuan terbaik dalam kompetisi.
Bupati menjelaskan bahwa pertandingan Porprov XIV Kalbar berlangsung di sejumlah lokasi, yakni Kota Pontianak, Kabupaten Kubu Raya, Kabupaten Ketapang, dan Kabupaten Sekadau.
Cabang olahraga pencak silat dipertandingkan di Ketapang, sedangkan arung jeram berlangsung di Sekadau. Sementara itu, sebanyak 25 cabang olahraga lainnya dijadwalkan berlangsung di venue Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya.
Dalam persiapan tersebut, KONI Bengkayang juga memperoleh dukungan melalui bantuan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) perbankan, termasuk Bank Kalbar, serta sejumlah pengusaha di Kabupaten Bengkayang.
Darwis berharap seluruh atlet dan ofisial dapat menjaga kedisiplinan, kekompakan, serta nama baik daerah selama mengikuti pertandingan.
"Pemerintah Kabupaten Bengkayang menargetkan kontingen mampu menembus 10 besar klasemen perolehan medali, dengan harapan dapat mencapai posisi tujuh besar pada Porprov XIV Kalbar 2026," ujarnya.
Siapkan Bonus Rp10 juta Bagi Peraih Emas
Bupati mengatakan , menyiapkan bonus sebesar Rp10 juta bagi atlet peraih medali emas pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XIV Kalbar 2026 sebagai bentuk apresiasi sekaligus motivasi untuk meningkatkan prestasi olahraga daerah.
Bupati Darwis mengatakan, pemerintah daerah juga menyiapkan bonus bagi atlet peraih medali perak sebesar Rp5 juta dan perunggu Rp3 juta.
"Kami menyiapkan bonus untuk peraih medali emas sebesar Rp10 juta, perak Rp5 juta, dan perunggu Rp3 juta. Ini sebagai bentuk apresiasi sekaligus penyemangat bagi atlet agar bisa memberikan hasil terbaik untuk Bengkayang," kata Darwis.
Darwis yang juga Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bengkayang mengatakan pemberian bonus tersebut diharapkan dapat mendorong semangat atlet untuk berjuang maksimal sekaligus mencapai target prestasi yang telah ditetapkan.
Menurut dia, Kabupaten Bengkayang menargetkan masuk 10 besar klasemen Porprov XIV Kalbar 2026, dengan harapan mampu mencapai posisi tujuh besar dan mengumpulkan 30 medali emas.
Untuk mencapai target tersebut, pihaknya berharap sejumlah cabang olahraga yang memiliki potensi menyumbangkan medali dapat tampil maksimal, di antaranya cabang olahraga bela diri, atletik, aeromodelling, arung jeram, sepak bola, bola voli, serta cabang olahraga lainnya.
"Kita berharap target yang sudah ditetapkan bersama KONI dan pemerintah daerah bisa tercapai, termasuk target 30 medali emas. Karena itu, seluruh atlet harus berjuang dan memberikan kemampuan terbaik," ujarnya.
Ia berharap dukungan anggaran dan bonus yang disiapkan pemerintah daerah dapat menjadi motivasi tambahan bagi atlet untuk meningkatkan prestasi sekaligus mengharumkan nama Kabupaten Bengkayang di tingkat provinsi.